Article Detail


FUN GAMES AND CREATIVITY BERSAMA FKKSKM

Pada hari Jumat tanggal 12 September 2025 telah dilaksanakan kegiatan Fun Games and Creativity bersama FKKSKM (Forum Komunikasi dan Kerjasama Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat) yang bertempat di Aula SD Tarakanita 4. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas 3 dan 4 beserta dengan para wali kelas.  Kegiatan diawali dengan doa pembuka agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir. Setelah doa pembuka, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif bertajuk “Ibu Sri berkata …”. Permainan ini dilaksanakan sebagai kegiatan pemanasan (ice breaking) untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, meningkatkan konsentrasi peserta didik, serta melatih kemampuan dalam mendengarkan dan mengikuti instruksi dengan baik.

 

Selanjutnya, dilaksanakan permainan menyusun enam gelas menjadi menara yang kokoh, di mana setiap kelas 3A, 3B, 3C, 4A, 4B, dan 4C dipilih satu orang perwakilan peserta didik untuk mengikuti permainan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih ketelitian, konsentrasi, keseimbangan, serta menumbuhkan sikap sportif dan percaya diri pada peserta didik.

 

Kegiatan berikutnya adalah edukasi mengenai bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh. Edukasi ini disampaikan secara interaktif melalui penjelasan, contoh gambar, dan tanya jawab dengan menggunakan bahasa yang sederhana serta sesuai dengan usia peserta didik. Peserta didik diberikan pemahaman tentang bagian tubuh pribadi yang harus dilindungi dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, kecuali dalam kondisi tertentu seperti pemeriksaan kesehatan dengan pendamping orang tua atau guru. Selain itu, peserta didik juga diajak untuk mengenali sentuhan yang aman dan sentuhan yang tidak aman. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga diri, menghargai tubuh sendiri, memiliki rasa percaya diri, serta berani berkata tidak, menjauh, dan melaporkan kepada orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami perlakuan yang tidak pantas.

 

Selanjutnya, peserta didik bersama FKKSKM dan wali kelas melaksanakan kegiatan kreatif berupa pembuatan lampu hias dari barang bekas. Bahan yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain botol bekas, lampu, gunting, dan stiker. Kegiatan diawali dengan penjelasan singkat mengenai langkah-langkah pembuatan lampu hias serta pengenalan fungsi dan cara penggunaan alat secara aman. Peserta didik kemudian dibimbing untuk menghias botol bekas sesuai kreativitas masing-masing dengan pendampingan dari wali kelas danY anggota FKKSKM.

 

Pada sesi selanjutnya, peserta didik diberikan edukasi mengenai kondisi aman dan tidak aman. Dalam kegiatan ini, peserta didik diarahkan untuk mengenali situasi yang berpotensi membahayakan serta memahami langkah-langkah yang harus dilakukan apabila berada dalam keadaan tidak aman, termasuk kepada siapa mereka dapat meminta bantuan. Seluruh rangkaian kegiatan FKKSKM berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang semakin baik, serta meningkatnya pemahaman peserta didik mengenai kreativitas, kepedulian lingkungan, dan keselamatan diri.

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment